Thursday, January 24, 2013

Adam Aksara - Blessed Heart


Judul : Blessed Heart
Penulis : Adam Aksara















ARC by Adam Aksara

BtP adalah organisasi yang berisi orang-orang yang "dibaptis" dan memiliki kemampuan seperti mindreader, menciptakan api, penyembuh, dan sebagainya. Jaime hanyalah bocah kampung yang memiliki hasrat menjadi anggota BtP, tapi dia tak memiliki kemampuan itu sehingga harapan hanya menjadi mimpi sampai dia bertemu dengan seorang perempuan, Nadia.

Nadia adalah tuan putrinya. Perempuan itu lembut, cantik, dan meningkatkan detak jantung Jaime. Namun Jaime tak mungkin bersamanya karena dia hanyalah seorang bartender, manusia biasa, tak memiliki kekuatan apapun. Tapi takdir berkata lain ketika tiba-tiba Jamie mengalami kecelakaan dan dia bisa terbang. Bermaksud untuk mendaftarkan diri sebagai BtP, dirinya ditolak karena masuk ke dalam daftar hitam.

Cemas dan takut, Jaime menyembunyikan kekuatannya. Jika sampai diketahui oleh orang banyak dia memiliki kemampuan terbang dan tidak mendaftarkan diri, dia akan menjadi rabbit, kelinci percobaan Divisi Penelitian. Jaime belum dapat menguasai kekuatannya dan dia bertemu dengan Xian, seorang kakek yang aneh dan tak bisa berbicara dalam bahasanya, dan Lily, seorang anak kecil bertingkah laku menggemaskan.

Xian mengajarinya mengontrol kemampuannya dan sebagai balasannya, Xian meminta agar Jaime menemukan saudarinya dalam kelompok Baptisan Pembebas yang merupakan musuh dari BtP. Walaupun berat hati, Jaime setuju dan hidupnya tak sama lagi ketika mengenal kelompok Baptisan selain BtP....

Aku antara suka dan benci dengan karakter Jamie. Dia polos tapi terlalu pasrah. Dia bisa kejam untuk melindungi orang yang dikasihinya. Aku sampai akhir gak bisa membayangkan Jamie sebagai sosok yang sudah tua semacam 25 ke atas, melainkan sosok seorang pemuda yang belum mencapai umur dewasa. Aku membayangkan Jamie bukan sebagai pria kekar dan berotot, melainkan hanya pria biasa yang bekerja di sebuah kafe kecil.

Well, aku bukan lah tipe orang yang suka membaca narasi yang panjang, melainkan yang suka membaca percakapan. Menggunakan POV orang pertama tentunya memudahkan penulis untuk menggambarkan perasaan dan pikiran si "aku". Aku cukup enjoy dengan karakter Jamie karena dia memiliki pemikiran yang cukup kocak. Namun dengan sifatnya yang pasrah kadang-kadang pikirannya jadi menyebalkan.

Karakter utama lain dari buku ini adalah Michelle dan Nadia. Dua perempuan yang tertarik kepada Jamie. Michelle menyenangkan dengan perilakunya yang totally like a bitch dan Nadia yang terkadang menyebalkan karena polos dan mudah menangis. Karakter yang paling aku sukai di sini adalah Lily, abis dia lucu dan menggemaskan. Hehehehheh...

Membaca cerita yang nyaris mencapai 800 halaman bukanlah hal yang mudah. Ada beberapa bagian yang menurutku datar, ada juga beberapa bagian yang menurutku seru. Tapi yang jelas gitu masuk halaman 500 ke atas, di situ lah bagian paling seru buatku. Semua action terkumpul di bab-bab menjelang akhir itu dan semakin banyak rahasia yang terungkap dan cukup mencengangkan juga. So, two thumbs up untuk bagian-bagian tersebut.

Bagaimana dengan 500 halaman sebelumnya? Menurutku ceritanya di situ naik turun mulai dari cerita mengenai Jaime yang berusaha menutupi jati dirinya dari Nadia, perkenalan Jaime dengan pemimpin Baptisan lainnya, aksi Jaime yang melibatkan para Baptisan, dan sebagainya.

Yang kurang pas dalam cerita kali ini adalah romansanya. Rayuan Jaime kepada Nadia entah mengapa menurutku terlalu berbunga-bunga. Justru yang bagus itu yang di 300 halaman terakhir walaupun mereka banyak nangis di situ.

Aku suka dengan ending-nya yang sedikit mengambang dan berharap akan dibuatkan buku selanjutnya atau cerita singkat berikutnya karena masih penasaran dengan kelanjutan kisah Jaime dan Xian. Lalu akhirnya Jaime dengan siapa?

No comments:

Post a Comment