Showing posts with label Gramedia. Show all posts
Showing posts with label Gramedia. Show all posts

Tuesday, June 17, 2014

Astrid Zeng - Bella and The Beast

Judul : Bella and The Beast
Penulis : Astrid Zeng
Penerbit : Gramedia
Tanggal Terbit : Maret 2012
Halaman : 256
Genre : Contemporary Romance


Overall rate : 3 of 5

Demetri kehilangan segalanya dalam kecelakaan. Tragedi itu bahkan menyisahkan luka lain yang terparut jelas di wajahnya. Mantan tunangannya yang lari karena mengira dia bangkrut dan hanya menyisakan wajah buruknya, semakin menambah kebencian Demetri pada hidupnya.

Tawaran menikahi Bella adalah keputusan spontan Demetri untuk memberi kesan pada dunia bahwa ia masih memiliki hati dan bukan Frankenstein menyeramkan seperti yang dituduhkan mantan tunangannya.

Tapi dengan berjalannya waktu yang ia habiskan bersama Bella, Demetri mulai mempertanyakan benarkah ia hanya menginginkan Bella untuk menipu lawan bisnisnya ataukah ia sebenarnya masih memiliki hati?


Monday, May 19, 2014

Astrid Zeng - Cindy and The Playboy Prince

Judul : Cindy and The Playboy Prince
Penulis : Astrid Zeng
Penerbit : Gramedia
Tanggal Terbit : Januari 2013
Halaman : 256
Genre : Contemporary Romance
Overall rate : 2 of 5

Cindy tak pernah bahagia dalam hidupnya. Ia selalu merasa kesialan yang menimpa keluarganya disebabkan oleh keluarga sepupunya, Tatiana dan Tecla. Ia bahkan harus bekerja jadi bawahan ayah Tatiana. Ketika harus membuat sepatu untuk pernikahan Tatiana, Cindy bertemu dengan Patrick, si playboy yang suka mempermainkan wanita. Awalnya Cindy tak mau meladeni playboy tampan itu, hingga akhinya dia luluh pada rayuan Patrick.

Patrick memutuskan untuk tidak menganggap serius cinta sejak dikhianati oleh perempuan yang dicintainya. Lalu ia bertemu Ella, wanita misterius yang membuatnya penasaran karena sepertinya gadis itu tak jatuh dalam pesona rayuannya. Namun Ella ternyata menyimpan rahasia besar tentang hidupnya. Rahasia yang membuat Patrick harus mempertanyakan kejujuran wanita itu.

Setelah kebenaran terungkap, Cindy—yang semula mengaku bernama Ella—dan Patrick harus mempertanyakan apakah cinta sanggup menjadikan mereka orang yang lebih baik untuk satu sama lain.

---

Sayang sekali Cindy and The Playboy Prince buatku tak sebagus novel Astrid Zeng yang aku baca pertama kali (Sleepaholic Jatuh Cinta).

Tuesday, February 18, 2014

Astrid Zeng - Sleepaholic Jatuh Cinta

Judul : Sleepaholic Jatuh Cinta
Penulis : Astrid Zeng
Penerbit : Gramedia
Tanggal Terbit : September 2010
Halaman : 280
Genre : Contemporary Romance
Overall rate : 3 of 5

Tecla menggantikan kakaknya, Tatiana, untuk menjadi asisten pribadi Phillip, calon suami sang kakak. Dengan tekad ingin membuktikan bahwa Phillip tidak pantas untuk kakaknya, Tecla berangkat ke Jakarta, menemui Phillip. Kecurigaan Tecla makin menjadi saat ia mendapati Phillip mendesak Tatiana untuk segera menikah. Tecla yakin, Phillip punya maksud terselubung dalam menikahi Tatiana.

Namun, Phillip ternyata jadi mimpi buruk buat Tecla. Segala yang dilakukan Tecla selalu saja salah di mata pria itu. Di lain pihak, Phillip pun terpaksa menahan kesabaran untuk tidak memecat gadis tukang tidur yang juga calon adik iparnya itu. 

Saat Phillip secara resmi melamar Tatiana, Tecla mulai gundah. Tecla menyadari bibit cemburu yang muncul di hatinya karena diam-diam ia mulai jatuh cinta pada Phillip. Tecla tak ingin lagi berada di dekat calon kakak iparnya untuk mencari informasi apakah pria itu layak dicintai kakaknya. Ia ingin selalu di dekat Phillip karena menginginkan pria itu untuk dirinya sendiri....

---

Yeay! Satu lagi penulis Indonesia yang menurutku oke baik cerita maupun gaya menulisnya :)

Tuesday, January 14, 2014

aliaZalea - Celebrity Wedding

Judul : Celebrity Wedding
Penulis : aliaZalea
Penerbit : Gramedia
Tanggal Terbit : September 2011
Halaman : 328
Genre : Contemporary Romance
Overall rate : 3 of 5

Semua bermula dari Inara bosan dengan perlakuan keluarganya yang terlalu protektif, selalu mengatur kehidupannya, sehingga dia ingin menunjukkan pada keluarganya bahwa dia bisa mengambil keputusan sebagai wanita dewasa.

Kemudian ada Revel yang betul-betul terdesak mendapatkan istri untuk menyelamatkan karier musik dan image-nya di mata masyarakat. Bukan dia yang menghamili Luna, kekasihnya, dan tak mau bertanggung jawab. Dia harus menikah dan pilihannya jatuh pada Inara, akuntan publik yang bekerja padanya.

Pernikahan ini akan jadi pernikahan di atas kertas yang menguntungkan mereka berdua. Awalnya semua lancar, sampai Inara dan Revel mendapati bahwa pernikahan ini mulai terasa lebih nyata daripada yang mereka bayangkan. Mampukah keduanya menepati janji masing-masing untuk mengakhiri sandiwara ini ketika kontrak berakhir?

Tuesday, December 17, 2013

aliaZalea - The Devil in Black Jeans

Judul : The Devil in Black Jeans
Penulis : aliaZalea
Penerbit : Gramedia
Tanggal terbit : Januari 2013
Halaman : 352
Genre : Contemporary Romance
Overall rate : 3 of 5


Dara betul-betul mencintai pekerjaannya sebagai personal assistant para artis, sampai dia bekerja untuk Blu, penyanyi opera Indonesia berumur lima belas tahun. Masalahnya bukan pada Blu, tapi kakaknya, yaitu Johan Brawijaya, drummer paling ganteng se-Indonesia yang superprotektif kepada adiknya dan membuat Dara ingin mencekiknya setiap kali bertemu.

Sebagai drummer kawakan Indonesia dengan wajah di atas rata-rata dan masih single, Jo mencintai kebebasannya untuk melakukan apa saja yang dia mau. Kebebasan ini punah dengan kedatangan adiknya di rumahnya. Seakan itu belum cukup parah, kini seorang PA artis yang sok tahu, super menyebalkan, berbentuk Dara, muncul dan mulai mengatur kehidupannya.

Satu-satunya hal yang membuat mereka berdua bisa saling bertoleransi adalah karena Blu. Atau itulah yang mereka pikir hingga ciuman itu terjadi. Satu ciuman yang membuat keduanya berpikir dua kali tentang perasaan mereka terhadap satu sama lain.

--

aliaZalea adalah penulis Indonesia yang karyanya baru aku baca pertama kali lewat The Devil in Black Jeans. Baca novel ini jadi penasaran sama cerita Celebrity Wedding :)

Tuesday, December 3, 2013

Mira W. - Segurat Bianglala di Pantai Senggigi

Judul : Segurat Bianglala di Pantai Senggigi
Penulis : Mira W.

"Pacarnya banyak?"

"Dari Sabang sampai Merauke!"

"Semuanya nggak tahan lama?"

"Tahan sembilan bulan sepuluh hari aja, pasti udah masuk Guinness Book of Records!"

"Dia nggak pernah serius pacaran?"

"Kalau Asri bisa serius, rasanya kita nggak perlu lagi PBB! Mendingan tu gedung megah diubah aja fungsinya jadi tempat seminar! Di Jakarta kan sekarang cari tempat seminar aja susah! Cari kutu aja diseminarin sih!"

Asri, Lestari, dan Lindung, jebolan SMA di Jakarta yang tergabung dalam trio ALL. Di Pantai Senggigi yang indah dan di Gunung Rinjani yang misterius, trio yang punya motto One for All and All for One ini bertualang memuaskan jiwa remaja mereka.

Asri yang tak pernah serius pacaran, bertemu seorang pemuda Sasak yang gagah, pemandu pendakian Rinjani dari desa Seranu. Sementara Lestari yang alim, terlibat cinta segitiga dengan seorang pemuda Jerman dan pacarnya yang tiba-tiba menyusul ke Lombok.

Suasana tambah kisruh dengan munculnya ayah Asri dan saudara kembarnya...

Wednesday, November 6, 2013

Mira W. - Dua Kutub Cinta

Judul : Dua Kutub Cinta
Penulis : Mira W.
Penerbit : Gramedia
Tanggal Terbit : Juli 2008
Genre : Contemporary Romance
Overall rate : 3 of 5

Banyak cowok keren di sekolah. Tapi tidak ada yang membuat Mariska tergila-gila.
Kata abangnya karena dia sudah gila beneran.Tapi Rival beda. Mariska mengejar-ngejar cowok blasteran Indo Portugis itu dari Jakarta sampai Lisbon.
Tidak peduli dia hampir mati tenggelam atau berubah jadi hantu es. Sampai suatu saat dia terombang-ambing di antara dua kutub, ini cinta atau cuma obsesi?

Buku ini aku beli karena harganya cuma 15k. Hahahahah... Lagi ada pameran buku gitu di La Piazza, Jakarta. Banyak buku lain yang aku beli juga sih, tapi aku review di blog satunya :)

Dua Kutub Cinta ini bisa dibilang versi Harlequin Indonesia. Keren ya judulnya? Aku selalu salut sama Mira W. bisa menciptakan judul yang puitis =) Btw, Mira W. ini adalah salah satu penulis Indonesia favoritku sejak zaman SMA. Bukunya tipis-tipis, enak deh dibacanya, dan pastinya mengaduk emosi.

Bercerita tentang cinta pertama Mariska yang tak pernah padam sampai rela mengejar Rival dari ujung ke ujung. Gaya bercerita Mira W. sangat menggambarkan perjuangan Mariska untuk mendapatkan cinta Rival. Aku sampai gregetan kesal karena Rival kok tega banget sama Riska dan Riska kok buta banget sampai menutup mata dan pintu hatinya hanya demi satu cowok ini.

Dan sebuah kejadian menyadarkan Riska apakah sebenarnya dia memang mencintai pria itu atau hanya sekedar obsesi remaja saja.

Tuesday, July 9, 2013

Ika Natassa - Antologi Rasa

Judul : Antologi Rasa
Penulis : Ika Natassa
Penerbit : Gramedia
Tanggal Terbit : September 2012
Halaman : 344
Genre : Contemporary Romance
Overall rate : 1 of 5

HARRIS
We’re both just people who worry about the breaths we take, not how we breathe. How can we be so different and feel so much alike, Rul? Dan malam ini, tiga tahun setelah malam yang membuat aku jatuh cinta, my dear, dan aku di sini terbaring menatap bintang-bintang di langit pekat Singapura ini, aku masih cinta, Rul. Dan kamu mungkin tidak akan pernah tahu. Three years of my wasted life loving you.

RULY
Yang tidak gue ceritakan ke Keara adalah bahwa sampai sekarang gue merasa bahwa mungkin satu-satunya momen yang bisa mengalahkan senangnya dan leganya gue subuh itu adalah kalau suatu hari nanti gue masuk ke ruangan rumah sakit seperti ini dan Denise sedang menggendong bayi kami yang baru dia lahirkan. Yang tidak gue ceritakan ke Keara adalah rasa hangat yang terasa di dada gue waktu suster membangunkan gue subuh itu dan berkata, “Pak, istrinya sudah sadar”, dan bahwa gue bahkan tidak berniat sedikit pun untuk mengoreksi pernyataan itu. Mimpi aja terus, Rul.

KEARA
Senang definisi gue: elo tertawa lepas. Senang definisi elo? Mungkin gue nggak akan pernah tahu. Karena setiap gue mencoba melakukan hal-hal manis yang gue lakukan dengan perempuan-perempuan lain yang sepanjang sejarah tidak pernah gagal membuat mereka klepek-klepek, ucapan yang harus gue dengar hanya, “Harris darling, udah deh, nggak usah sok manis. Go back being the chauvinistic jerk that I love.” That’s probably as close as I can get to hearing that she loves me.

Tiga sahabat. Satu pertanyaan. What if in the person that you love, you find a best friend instead of a lover?

--

**SPOILER ALERT**
Wah, baru pertama kali nih baca novel aku kasih satu bintang. Aku suka dengan gaya penulisan Ika Natassa, tapi kenapa di Antologi Rasa (AR) ini dia menciptakan karakter yang sangat tidak aku sukai? Rasanya pas udah setengah buku, bukunya pengen aku lempar ke tembok (literally), cuma gak bisa karena nih buku pinjam punya Mbak Dewi =P

Jika di buku A Very Yuppy Wedding, Divortiare, dan Twivortiare, aku mengalami semua perasaan dan klepek-klepek sama semua karakter cowoknya (Oh, Beno! Oh, Adjie!), di AR, semua karakternya pengen aku tendang jauh-jauh. Di AR, yang pengen aku bilang ke karakternya tuh "Get grip of yourself and move on! Damn!"

Berikut adalah urutan ketidaksukaanku pada karakternya diurutkan dari yang paling tidak terlalu menyebalkan:

Sunday, June 30, 2013

Ika Natassa - A Verry Yuppy Wedding

Judul : A Very Yuppy Wedding
Penulis : Ika Natassa
Penerbit : Gramedia
Tanggal Terbit : Oktober 2007
Halaman : 288
Genre : Contemporary Romance
Overall rate : 3 of 5

Ika Natassa melalui bukunya yang sudah aku baca sebelumnya, yaitu Divortiare dan Twivortiare, telah membuatku menyukai cara penulisannya. Tak terkecuali buku satu ini.

A Very Yuppy Wedding (AVYW) adalah karya pertama Ika Natassa. Dan memang terasa sih perbedaan Divortiare dengan AVYW. Cara Ika bercerita dalam bukunya, makin lama semakin baik karena membuat pembacanya ikut merasakan perasaan karakter.

Kalau dalam Divoritare dan Twivortiare aku jatuh cinta dengan Beno Wicaksono, di AVYW aku jatuh cinta dengan Adjie. Pria satu ini emang too good to be true dan tiap wanita pasti menginginkan karakter pria satu ini. Perhatian, cemburu dalam kapasitas yang pas dan menggemaskan, penyayang, dan memahami pasangannya dengan baik.

Andrea di lain pihak sama kayak Lexie yang menyebalkan dan gila shopping. Dua karakter wanita ini emang beruntung banget bisa dicintai pria yang sempurna.

Satu hal yang membuatku salut dengan Ika adalah dia mengambil profesi pemeran utama yang sangat dimengertinya dengan baik. Sehingga pembaca juga jadi memahami pekerjaan seorang account manager yang menjadi pekerjaan Andrea.

Ika juga menangkap dengan baik karakter wanita karir saat ini. Aku salut sama Adjie yang mau berkompromi dengan Andrea mengenai siapa yang resign. Biasanya dibuat si wanita yang langsung resign tanpa ba-bi-bu.

Mengenai romance-nya, wah jangan ditanya deh. Walaupun tidak sebagus dua buku yang aku baca sebelumnya, AVYW tetap membuatku senyum-senyum dan gregetan juga. Terutama di bagian ending yang rasanya mengiris-iris hati ini *cekileh*

Overall, a great debut novel. Sebaiknya aku mulai mencari boxset Ika Natassa nih. Atau ada yang mau memberikannya secara gratis untukku? Heheheheheheh...

Saturday, April 13, 2013

Ika Natassa - Divortiare

Judul : Divortiare
Penulis : Ika Natassa
Penerbit : Gramedia
Tahun terbit : 2008
Halaman : 288
Genre : Contemporary Romance
Overall rate : 3 of 5










Dapet pinjaman dari Bu Dokter A.S. Dewi. Langsung dibaca di bus pas abis pulang kopdar Jakarta hari ini (13 April 2013). Hohohohoho...

Ceritanya sebenarnya simpel. Mengenai seorang wanita bernama Alexandra a.k.a Lex a.k.a Lexy yang sudah menjanda selama 2 tahun. Dari awal aku udah tahu kalau sebenarnya Lex belum bisa melupakan mantan suaminya, si dokter ganteng, McSteamy di novel ini, yang bernama Beno.

Emang dalam sebuah hubungan, komunikasi itu merupakan hal yang paling penting dan krusial. Itulah yang menjadi penyebab perceraian Lex dan Beno. Keduanya sama-sama sibuk. Kerja bisa pagi ketemu pagi. Berantem lah, dan seterusnya sampai perceraian terjadi.

Wina dan Ryan, sahabat Lex, yang mengerti kehidupan karir Lex, merasa bahwa sudah saatnya sahabatnya itu kembali membuka peluang dengan para pria. Salah satunya adalah Denny. Pria ini dulu sempat nge-date sama Lex waktu mereka di Canberra. Dan ternyata pertemuan mereka kembali memberikan sebuah pandangan baru kepada Lex.

Sampai ketika Denny mengajak Lex untuk serius dalam hubungan mereka. Lex setuju untuk mencoba serius. Lagipula, Denny adalah pria yang baik, selalu dapat membuatnya tertawa, dan perhatian. Tidak ada yang kurang dari diri Denny. Namun, kenapa Lex masih tak dapat melupakan Beno?

Sewaktu memberi rating buku ini, aku bingung, 3 atau 4? Apa 3.5? Tapi setelah kupikir-pikir, 3 saja. Aku sebal sama karakter Beno. Mungkin pembaca lain suka sama dia. Buatku? Issshhhhh.... Rasanya pengen sumpal tuh mulut pria satu ini. Sarkastik banget! Sok kalem dan sok cool pula. Cih!

Eh, tapi bukan berarti aku tidak jatuh dalam pesona pria satu ini ya. Sebenarnya luluh juga sih pas dia gendong Lex sewaktu wanita itu keseleo. Terus pas dia khusus datang ke rumah mamanya Lex buat anterin obat. Hadeuhhhh... Jadi, sikap sarkastik dia sedikit dimaafkan =)

Bagaimana dengan karakter Denny? Duh, ini pria yang paling gak ada cacat deh. Awal-awal sih aku pengen bilang, "Lex, loe ama dia aja!" Tapi pada akhirnya, aku merasa Lex lebih cocok dengan Beno. Yang satu berapi-api, yang satu kalem. Jadi, saling mengimbangi. Hahahahaha...

Yang bikin aku klepek-klepek sama Denny pas dia ngomong gini:
"You wanna know why I would stay under the rain for you?"
"Why?"
"So you can take care of me like you just did, and I can kiss you like just I did."

Me: *swoon*

Sebenarnya pertengkaran antara Lex dengan Beno itu bikin capek loh pas baca buku ini. Aku juga rasanya pengen ikutan mencak-mencak ke Beno. Ck! Tapi untungnya buku ini juga menyertakan sisi kocak dari Lex, Ryan, dan Wina. Sahabat gokil dan gila. Hwhwhwhwhw...

Yang aku kurang suka dari buku ini sebenarnya bahasa Inggrisnya. Aku ngerti sih, kadang yang pengen disampaikan itu rasanya lebih ngena kalau pake bahasa Inggris. Tapi ada beberapa bagian di mana aku ngerasa capek baca Inggrisnya karena digabung sama bahasa Indo.

Overall, aku menikmati buku ini. Berikutnya lanjut twivortiare. Agak ragu sebenarnya karena ceritanya pake bahasa twitter. Tapi tetep akan kucoba baca =)

Tuesday, May 8, 2012

Suzanne Collins - The Hunger Games [Hunger Games #1]

Judul : The Hunger Games
Seri : The Hunger Games #1
Penulis : Suzanne Collins
Penerbit : Gramedia
Ukuran : 13.5 x 20 cm
Tebal : 408 halaman
Terbit : Maret 2012
Genre : Young Adult; Fantasy
Overall rate : 3.5 of 5








Sinopsis :
Dua puluh empat peserta. Hanya satu pemenang yang selamat.

Amerika Utara musnah sudah. Kini di bekasnya berdiri negara Panem, dengan Capitol sebagai pusat kota yang dikeliling dua belas distrik. Katniss gadis 16 tahun tinggal bersama adik perempuan dan ibunya di distrik termiskin di Distrik12.

Karena pemberontakan di masa lalu terhadap Capitol, setiap tahun masing-masing Distrik harus mengirim seorang anak perempuan dan anak lelaki untuk bertarung sampai mati dan ditayangkan secara langsung di acara televisi "The Hunger Games". Hanya ada satu pemenang setiap tahun. Tujuannya adalah: membunuh atau dibunuh.

Ketika adik perempuannya terpilih mengikuti Hunger Games, Katniss mengajukan diri untuk menggantikannya. Dan dimulailah pertarungan yang takkan pernah dilupakan Capitol.

Review:
Hmmm... Aku menonton film Hunger Games baru baca novelnya. Well, untung nonton dulu karena ada beberapa cerita yang berbeda dengan bukunya. Lagipula, menonton itu membantuku menggambarkan peperangan yang terjadi antarpeserta di dalamnya.

Sadiskah cerita ini? Tidak juga menurutku. Ceritanya lebih ke psikologis buat aku karena menceritakan apa yang akan dilakukan orang untuk tetap bertahan hidup. Banyak ajarannya sebenernya di buku ini.
Tapi ada adegan sadis, pas bagian Cato dan mutan (bagian ini gak terlalu diperlihatkan di filmnya)

Sisanya yahhhh... standar lah, karena pesertanya juga 12-18 tahun. Gak mungkin yang sadis-sadis.

Menyentuhkah ceritanya? Yep. Banget. Aku suka banget sama karakter Rue. Cukup sedih sih dengan kejadian yang menimpa gadis kecil itu.
Romance-nya gimana? Sumpah ya, rasanya pengen gaplok si Katniss. Masa sih dia gak bisa bedain mana yang cuma akting, mana yang serius. Arghhhh.. Kan kasian si Peeta.

Tapi, aku bukan pendukung Peeta, aku pendukung Gale. Haduhhhh... Kalau lihat cara Katniss menggambarkan Gale, pria itu adalah orang yang amat sangat dependable, dewasa, baik, rela melakukan apa saja buat Katniss. Kyaaaaaa...

Yang aku kurang suka dari buku ini adalah:
1. Cover, aku ngerasa terlalu kaku dan kurang berseni padahal ceritanya cukup berseni. Hahahahaha..
2. Typo, yah ada beberapa sih, tapi gak terlalu mengganggu.
3. Ceritanya sendiri kurang tegang buatku. Perasaan dikejar-kejar itu nyaris tidak ada. Yang ada cuma bertahan hidup, bukan peperangannya. Hahahahahaha..

Kayaknya di antara nyaris semua pecinta novel yang menjadi temanku di dunia maya sudah membaca buku ini. Jadi merasa ketinggalan banget...
Sebenernya kalau bukan karena gembar-gembor para BBI-ers mengenai novel ini, mungkin aku tidak akan meliriknya. Jujur, buku ini sebenernya bukan tipeku. Untung temenku membelikannya untukku sebagai hadiah

Tapi bukan berarti aku tidak mau membaca seri berikutnya loh. Aku penasaran dengan Gale, nasib Katniss dan Peeta, serta Capitol. Apa yang bakal mereka lakukan atas perlakuan Katniss yang menunjukkan sikap membangkang?
Penasarannnnnnn...